SKMIGAS AKAN SANGAT EFISIEN

Mon, 26 November 2012 13:59 David Pratama

Home Berita

Jakarta – Sejarah pendirian BPMIGAS yang saat ini menjadi SKMIGAS dilatarbelakangi oleh keinginan pemerintah untuk menekan anggaran pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha hulu migas. Dan ternyata langkah ini terbukti efektif. Walaupun BPMIGAS dan saat ini menjadi SKMIGAS mendapatkan jatah biaya operasi sebesar 1 persen dari seluruh penerimaan migas, tetapi realisasi anggaran tiap tahun hanya 0,3 persen.

Persetujuan dari Kementrian Keuangan kadang memang lebih tinggi dari persentase tersebut, tetapi lembaga tersebut tetap berhemat sehingga selama 10 tahun beroperasi, mereka telah mengembalikan anggaran sebesar US$ 1,8 milyar ke kas Negara. "Kami akan tetap menjaga efisiensi yang sudah dilaksanakan dan akan terus meningkatkan efisiensi tersebut sehingga penerimaan Negara akan lebih optimal," kata Menteri ESDM selaku Kepala SKMIGAS Jero Wacik dalam Rapat Dengar Pendapat dengan DPR hari ini (26/11).

Top