SKK Migas Kalsul Menghadiri Sosialisasi Pengawasan Keselamatan Pelayaran Bersama KUPP Kelas III Kuala Samboja

Perwakilan Kalimantan & Sulawesi

Thu, 26 September 2019 09:15 David Pratama

Home Berita


Kegiatan dihadiri oleh KUPP Kelas 3 Kuala Samboja, SKK Migas Kalsul, Dishub Provinsi Kaltim, Dishub Kab. Kutai Kartanegara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Balikpapan Wil. Samboja, PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Badan Usaha Pelabuhan, Perusahaan Pelayaran, dan Perusahaan Bongkar Muat.

Tujuan yg diharapkan dari kegiatan ini adalah; tersosialisasikannya kewajiban penggunaan Automatic Identification System (AIS) kepada Perusahaan Pelayaran, Bongkar Muat Barang serta Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Wilayah Operasi PHM (Khususnya Samboja), sesuai Permenhub No. 7 Tahun 2019 tentang pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis yang Berlayar Di Wilayah Perairan Indonesia.

Dalam Sambutan yang disampaikan SKK Migas Kalsul dijelaskan bahwa PHM merupakan KKKS penyumbang produksi Migas terbesar dari Kaltim, sehingga diperlukan komitmen semua pihak untuk terjaganya keselamatan pelayaran di area operasi PHM yang dominan berada di wilayah perairan.

Kepala KUPP Kuala Samboja menyampaikan bahwa Permenhub No. 7 Tahun 2019 telah terbit per Februari 2019. Permenhub tersebut semestinya telah diberlakukan per Juli 2019, namun sehubungan dengan adanya tambahan yang masih sedang dalam Kajian, maka semua Perusahaan terkait diberikan toleransi waktu hingga Februari 2020 untuk melengkapi kapal-kapalnya dengan AIS tersebut.

Kewajiban pemasangan AIS sebagaimana yang dimaksud dalam Permenhub No. 7 Tahun 2019 bersifat wajib bagi semua kapal dan disesuaikan dengan kelas kapalnya. Khusus kapal Kayu & kapal tradisional hanya untuk kapal dengan jarak jelajah 100 mil +. Sementara untuk kapal tangkap ikan kayu jenis pinisi juga dikecualikan sesuaipenyampaian keberatan dan permintaan eksepsi atas Permenhub tersebut.

Top