SKK Migas Kalsul menghadiri Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Ibu Kota Negara (IKN)

Perwakilan Kalimantan & Sulawesi

Wed, 02 October 2019 10:22 David Pratama

Home Berita


Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) merupakan rangkaian analisa sistematis, menyeluruh dan partisipatif yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memastikan proses pemindahan ibu kota menjadi pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

KLHS dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan melalui tahapan asesmen Vision Benchmarking (visi yang ingin dicapai), Multidimension Mapping (potret kondisi eksisting), Expected Outcome (hasil akhir yang diinginkan) dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2019 dengan output berupa dokumen rekomendasi.

Konsultasi Publik KLHS dihadiri oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, Akademisi, LSM, Pelaku Usaha, SKK Migas Kalsul-KKKS dan bertujuan untuk menjaring masukan dan saran dari berbagai bidang.


SKK Migas Kalsul menyampaikan:
a. Akan mendukung proses pemindahan dan pembangunan ibu kota baru di Prov. Kalimantan Timur.
b. Industri Hulu Migas di Kaltim memiliki kontribusi yang signifikan atas lifting migas nasional, dan mayoritas dialokasikan untuk kepentingan domestik.
c. Beberapa KKKS yang memiliki fasilitas migas dan atau dalam proses pembangunan fasilitas migas di area rencana IKN antara lain PHKT, PHM, ENI Muara Bakau, Perusda Benuo Taka, Pandawa Prima Lestari.


SKK Migas Kalsul dan KKKS selanjutnya akan melakukan overlay pemetaan untuk memastikan lokasi WK dan Fasilitas Migas di rencana lokasi IKN serta menyampaikan tanggapan kepada KLHK sebagai salah satu bahan rekomendasi pembuatan KLHS.


Setelah dokumen rekomendasi KLHS terbit, Bapenas akan membuat Master Plan dan Kementerian ATR/BPN akan membuat Rencana Tata Ruang untuk selanjutnya dilanjutkan dengan proses perizinan yang perlu ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah.

Top