SKK Migas Apresiasi Capaian Survei Seismik Subvulkanik Jawa

Berita KKKS Perwakilan Jawa, Bali & Nusa Tenggara Kantor Pusat Jakarta

Mon, 06 June 2022 10:01 David Pratama

Home Berita


Jakarta – 5 Juni 2022. Untuk mendorong peningkatan investasi dan cadangan menuju target produksi jangka panjang 1 juta barrel minyak dan 12 bscfd gas pada tahun 2030, industri hulu migas Indonesia terus menggiatkan program eksplorasi. Potensi eksplorasi Indonesia masih kaya; masih terdapat cekungan yang diyakini mengandung migas namun belum dieksplorasi secara massif. Oleh karena itu, untuk menemukan sumber-sumber minyak dan gas bumi yang baru, sejak akhir tahun 2021 telah dilakukan kegiatan survei seismik subvulkanik Jawa sebagai bagian dari Indonesia exploration blue print and strategy dengan target mencapai 1.000 km menyusuri jalan sepanjang Jawa Barat Bagian Selatan dan Jawa Timur Bagian Selatan.

Seremoni kegiatan survei sesimik subvulkanik Jawa dilaksanakan pada (3/6) yang dihadiri oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Kepala Pusat Survey Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Hermansyah, Direktur Eksplorasi PT. PHE Medy Kurniawan dan Direktur Operasi Elnusa Charles Harianto Lumban Tobing.

Kegiatan survei sesimik subvulkanik Jawa adalah bagian dari Indonesia Exploration blueprint and strategy, yaitu menggali potensi hidrokarbon yang tertutupi vulkanik. Hal ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat luar biasa, dimana jika dilihat dari nine box strategy, program ini memiliki karakter High Risk yang tentunya diharapkan juga akan memberikan High Reward. Industri hulu migas terus fokus untuk melakukan derisiking dari potensi eksplorasi dengan menyediakan data-data yang nantinya akan mengundang investor untuk menemukan cadangan besar. “Terlaksananya kegiatan ini, kita melihat komitmen yang luar biasa dari Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian ESDM, SKK Migas dan para pelaku bisnis untuk menemukan giant discovery demi mencapai visi produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas perhari (BSCFD) gas pada 2030”, kata Dwi Soetjipto pada acara seremoni survei tersebut yang dilaksanakan di Kota Pasuruan Jawa Timur (3/6).

“Kerja keras dan komitmen untuk menyelesaikan kegiatan ini telah ditunjukan dengan baik, dengan capaian saat ini telah berhasil diselesaikan sepanjan 820 km atau 82% dari target 1.000 km pada kegiatan survei seismik subvulkanik Jawa, yang ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan September 2022”, ujar Dwi.

SKK Migas telah mendorong KKKS untuk melakukan kegiatan survei eksplorasi yang masif, dilakukan melalui kegiatan survei eksplorasi di darat, laut dan udara adalah bagian dari upaya untuk mencapai target ketersediaan data bagi 128 Cekungan yang Indonesia miliki hingga tahun 2024, sebagaimana dicanangkan oleh Menteri ESDM.

“Kami atas nama manajemen SKK Migas mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam kegiatan ini khususnya Pertamina yang telah melakukan kegiatan eksplorasi secara masif, yaitu pelaksanaan kegiatan survei seismik 2D di laut pada open area sejauh 32,000 km pada tahun 2019 - 2020 yang lalu, dan full tensor gravity (FTG) menggunakan pesawat udara di Bird Head dan Akimeugah yang telah selesai akhir tahun 2021”, imbuh Dwi.

Dwi menambahkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pertamina tersebut merupakan bagian dari Komitmen Kerja Pasti Wilayah Kerja Jambi Merang. Pertamina, sebagai pemegang wilayah kerja terbanyak dan terluas di Indonesia yang saat ini memiliki 41 WK Migas dengan luasan mencapai + 204.494 km2, yang terdiri dari : 23 WK Pertamina sebagai operator, 3 WK berupa Badan Operasi Bersama (BOB)/JOB, 14 WK Pertamina sebagai Partner/Non Operator, tentunya sangat diharapkan untuk terus melakukan kegiatan eksplorasi secara massif.

Selain itu, Dwi juga mengingatkan bahwa apa yang dilakukan masih jauh dari selesai, karena setelah survei dan pengolahan data, masih ada kegiatan lanjutan yang harus dilakukan dan membutuhkan usaha yang optimal kegiatan eksplorasi, antara lain percepatan pengeboran sumur eksplorasi, dimana dari rencana pemboran 24 sumur eksplorasi oleh Pertamina Group pada tahun 2022 ini, hingga saat ini baru terealisasi 7 sumur.

“Kami juga berharap Pertamina dapat melakukan percepatan monetisasi undeveloped discovery yang bisa meningkatkan produksi dalam waktu dekat, kemudian percepatan FTG Kutei-Barito dan Area Mamberamo, serta tentu saja langkah-langkah percepatan eksplorasi sleeping area di Pertamina lainnya”, imbuh Dwi.

Dwi menegaskan bahwa negara membutuhkan kontribusi kita untuk bersama-sama menjadi elemen dalam menggerakkan pembangunan nasional. Semoga apa yang kita lakukan hari ini tidak hanya dapat memberikan manfaat namun juga menjadi legacy bagi pertumbuhan ekonomi bangsa dan negara Indonesia di masa depan.

TENTANG SKK MIGAS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Top