Presiden Joko Widodo Kunjungi Migas Corner

Kantor Pusat Jakarta Perwakilan Jawa, Bali & Nusa Tenggara Berita KKKS

Mon, 14 March 2022 12:27 David Pratama

Home Berita

SURAKARTA– Presiden Joko Widodo mengunjungi Migas Corner di SoloTechnopark (STP), Surakarta Jawa Tengah. Kunjungan Presiden Jokowi ke Migas Corner sekaligus melihat dari dekat Pameran Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) ke 46. Migas Corner merupakan tempat pelatihan bagi pekerja di Industri hulu migas yang didirikan oleh SKK Migas dan KKKS.

Dalam kunjungan ke Migas Corner ini Presiden Joko Widodo disambut langsung Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Deputi Dukungan Bisnis Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi dan Kepala Divisi SDM, Hudi Suryodipuro, Jumat (11/3).

Sejumlah menteri tampak mendampingi Presiden diantaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Rektor Universitas Negeri sebelas Maret (UNS), Jamal Wiwoho.

Pada pertemuan tersebut, Kepala SKK Migas menjelaskan rencana-rencana dan kontribusi Migas Corner kedepan dan Presiden Jokowi Mengapresiasi didirikanya Migas Corner di Solo TechnoPark sebagai tempat pembelajaran bagi pekerja di Industri Hulu Migas.

Menurut Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto pada kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo juga mendukung kolaborasi antara Solo TechnoPark (STP) dan institusi lain untuk bisa berkontribusi dengan yang terkaitkegiatan hulu migas. Karena diharapkan kegiatan hulu migas akan terus tumbuh dimasa mendatang.

“Sinergi dan kolaborasi akan meningkatkan kapasitas nasional yang menjadi salah satu dampak positif dari keberadaan Industri Hulu Migas. Keberpihakan Industri hulu migas salah satunya diwujudkan dengan terus meningkatkan kemampuan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri),” ungkap Dwi.

Presiden, menurut Dwi Soetjipto mengaku mengapresiasi bahwa apa yang telah dikerjakan dan betul-betul nyata, baik dalam bentuk pengembangan dan peningkatan skil dan knowledge.

“Karena kita tahu STP memiliki sarana-sarana yang telah dimiliki, seperti under water welder dan bengkel-bengkel lain yang bisa dimanfaatkan untuk pengembanan SDM hulumigas, “ Dwi.

Pada kesempatan yang sama Kepala SKK Migas Dwi Soetjoto secara resmi hari ini, Jumat (11/3) juga Meresmikan Migas Corner Technopark dan Penandatanganan Perjanjian Pertamina Hulu Energi dengan STP untuk pelatihan dan Pembelajaran SDM.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi mengatakan nantinya ada 3 (tiga) pengembangan program industri hulu migas yaitu Migas Corner, Oil and Gas skill centre dan Eduwisata migas yang tentunya bermanfaat bagi siswa sekolah, mahasiswa, pekerja dan masyarakat umum.

“Untuk pengembangan juga akan dibangun Mini LNG Plant guna melengkapi fasilitas agar informasi yang disampaikan lebih komprehensif dan mencerminkan suatu operasional industri hulu migas,” Ungkap Nurwahidi.

Sementara itu, Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka yang diwakili oleh Kepala Balitbangda Kota Surakarta, Agung Riyadi mengatakan pemerintah kota menyambut baik pendirian Migas Corner yang nantinya akan berkontribusi di industri hulu migas dan bisa dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan di sektor minyak dan gas bumi.

“Dengan adanya ruang baru ini, diharapkan akan menambah semangat kita untuk dapat meningkatkan kinerja kita dari apa yang telah kita kerjakan selama ini,” Kata Agung Riyadi dalam sambutannya. (*)

========================================================================

TENTANG SKK MIGAS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Top