PERESMIAN BBM 1 HARGA KE-146 S.D KE-151 “PERESMIAN 6 LEMBAGA PENYALUR PROGRAM AKSELERASI BBM SATU HARGA ”

Perwakilan Kalimantan & Sulawesi

Wed, 25 September 2019 09:10 David Pratama

Home Berita

PERESMIAN BBM 1 HARGA KE-146 S.D KE-151

“PERESMIAN 6 LEMBAGA PENYALUR PROGRAM AKSELERASI

BBM SATU HARGA ”

Balikpapan, Kalimantan Timur

25 September 2019

Pada hari ini Rabu 25 September 2019 Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani

Abdurrahman didampingi Pemerintah Daerah, Pejabat Fungsional Kementerian ESDM

dan Pjs. GM MOR VI PT. Pertamina (Persero) Oloan Panjaitan bersama-sama

meresmikan 6 Lembaga Penyalur Program Akselerasi BBM Satu Harga yang

merupakan peresmian yang ke -146 sampai dengan ke- 151 dengan rincian penyalur

sebagai berikut:

1. SPBU Kompak 66.794.001 Kec. Seponti, Kab. Kayong Utara, Prov. Kalimantan

Barat

2. SPBU Kompak 66.788.003 Kec. Manis Mata, Kab. Ketapang , Prov. Kalimantan

Barat

3. SPBU Kompak 65.772.002 Kec. Tanjung Palas Timur, Kab. Bulungan, Prov.

Kalimantan Utara

4. SPBU Kompak 66.744.004 Kec. Katingan Tengah, Kab. Katingan, Prov.

Kalimantan Tengah

5. SPBU Kompak 66.743.003 Kec. Antang Kalang, Kab. Kotawaringin Timur, Prov.

Kalimantan Tengah

6. SPBU Kompak 66.742.002, Kec. Seruyan Tengah, Kab. Seruyan, Prov.

Kalimantan Tengah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 tahun 2016 tentang Percepatan

Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar

Minyak Khusus Penugasan secara Nasional memberi Amanah kepada BPH Migas

sebagai Badan yang ditugasi untuk mengawal agar Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM

khusus penugasan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Indonesia dengan harga yang sama.

BBM Satu Harga ini adalah bukti begitu besarnya perhatian Pemerintah terhadap

masyarakatnya. Selain itu, dalam implementasi program BBM Satu Harga kami

berharap setiap pihak antara lain Pemerintah Daerah, Pengusaha dan PT Pertamina

(Persero) dapat bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik dalam menciptakan

sistem yang dapat memudahkan masyarakat agar mudah mendapatkan BBM secara

adil. Jangan sampai ada hal-hal yang dapat mempersulit masyarakat yang

membutuhkan BBM.

Pembangunan SPBU Kompak di wilayah 3T ini bukan merupakan hal yang mudah

mengingat lokasi geografis dan ongkos angkut yang tinggi sehingga perlu dipastikan

tepat sasaran peruntukannya. Oleh karena itu perlu ada pengawasan dari Pemerintah

daerah dan Aparat agar Penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran, tidak boleh ada

Industri dan oknum yang menikmati Program BBM Satu Harga ini.

Secara nasional, Program Akselerasi BBM Satu Harga dari tahun 2017 sampai

tahun 2019 akan dibangun 170 Penyalur. Pada tahun 2017 telah terbangun 57 Penyalur

BBM Satu Harga dengan rincian 54 Penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 3

Penyalur oleh PT. AKR Corporindo, TBK.

Pada Tahun 2018 telah dibangun Penyalur BBM Satu Harga sebanyak 74

Penyalur dengan rincian 68 Penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 6 Penyalur oleh

PT. AKR Corporindo, TBK. Untuk Tahun 2019 akan dibangun 39 Penyalur dengan

rincian 38 Penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 1 Penyalur oleh PT. AKR

Corporindo, TBK. Sampai hari ini dengan diresmikan 6 lembaga Penyalur di wilayah

Kalimantan, secara nasional telah diresmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga

sebanyak 151 penyalur.

Sebelum program BBM Satu Harga bergulir, masyarakat yang berada di kawasan

terluar dan perbatasan Indonesia membeli BBM dengan harga berkali-kali lipat dari

harga di kota besar. Dengan diresmikankannya 6 Lembaga Penyalur Program

Akselerasi BBM Satu Harga yang kita laksanakan hari ini, Masyarakat Kalimatan

khususnya Kalimantan Utara, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, kini bisa

menikmati bahan bakar minyak (BBM) dengan harga yang sama seperti di Pulau Jawa.

Sebelum adanya Program BBM Satu Harga di Kalimantan Utara, Kalimantan timur dan

Kalimantan Barat khususnya di daerah 3T pada kecamatan tempat dibangunnya

penyalur BBM 1 Harga yang diresmikan hari ini, harga BBM Premium Rp9.000 –

Rp25.000,-/liter dan Solar sebesar Rp10.000 - Rp25.000,-/liter. Setelah Program BBM

1 Harga ini, harga BBM Premium menjadi Rp6.450,- liter dan Solar Rp5.150,-/liter.

Program BBM Satu Harga ini tidak lepas berkat kebijakan yang dirilis langsung

oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yahukimo, Papua, Oktober tahun 2016.

Program BBM Satu Harga merupakan perwujudan dari energi berkeadilan bagi seluruh

rakyat Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk mensukseskan program ini untuk

menciptakan harga bahan bakar yang sama antar daerah. Berbagai moda transportasi

juga digunakan untuk memperlancar distribusi BBM, termasuk mengoperasikan

pesawat pengangkut BBM ke sejumlah wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar).

Pemerintah dan stakeholder telah bahu membahu dalam pelaksanaan program

BBM Satu Harga guna mewujudkan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi

Seluruh Rakyat Indonesia. BPH Migas bertanggung jawab terhadap perwujudan tiga

keadilan, yaitu Keadilan Ketersediaan, Keadilan Distribusi dan Keadilan Harga di bidang

hilir minyak dan gas bumi. Kami berharap dengan terbangunnya 6 Lembaga Penyalur

Program Akselerasi BBM Satu Harga di Kalimatan khususnya Kalimantan Utara,

Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di

Provinsi Kalimantan . PT Pertamina (Persero) juga diharapkan untuk terus menjamin

pasokan BBM SPBU Kompak ini.

Top